yudifingernote

Just another WordPress.com site

Video Pesta Seks Mahasiswi Bogor Beredar

with one comment

BOGOR – Adegan mesum yang diabadikan melalui telepon genggam oleh pelaku kembali beredar di Bogor. Kali ini sebuah video berisi adegan pesta seks yang dilakukan seorang pria dengan tiga wanita membuat geger warga Bogor.

Pasalnya, video berdurasi 5 menit 48 detik itu kini mulai menyebar luas dari satu warga ke warga lainnya melalui fasilitas bluetooth telepon genggam. Diduga oleh pelaku video mesum itu sengaja dibuat dan diberi judul “Anak % 20 Baru Bogor” berformat 3gp.

Berdasarkan pengamatan di video mesum yang diperoleh, tergambar jelas adegan seks itu diduga dilakukan di sebuah hotel yang berlokasi di wilayah Kabupaten Bogor. Bahkan informasi dihimpun menyebutkan beredarnya video pesta seks yang menjadi buah bibir dikalangan masyarakat sudah disikapi serius oleh petugas Polres Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Hery Santoso membenarkan pihaknya sudah mendapatkan informasi soal beredarnya video mesum di wilayah hukumnya. Pihaknya mengaku saat ini sedang mendalami dan menyelidiki, awal mula beredarnya video tersebut hingga ke tangan masyarakat.

Tak hanya itu, pihaknya juga sudah  memerintahkan jajaran Reskrim Polres Bogor untuk melakukan penyelidikan lebih dalam dan menangkap para pelaku adegan video mesum itu.” Ya, kami akan menyelidiki siapa pelaku dalam video porno itu untuk mengetahui motif dibalik penyebaran video tersebut,” ujar AKBP Hery Santoso kepada wartawan, kemarin.

AKBP Hery menjelaskan saat ini pihaknya juga sedang menyelidiki kebenara lokasi pembuatan video mesum tersebut di salah satu hotel di wilayah Bogor Barat atau Bogor Selatan. Sebab, berdasarkan informasi diperoleh video itu dilakukan di sebuah tempat di salah satu penginapan wilayah Kabupaten Bogor bagian Barat ataupun Selatan. “Kalau dilihat dari rekaman itu sepertinya di villa atau hotel, itu yang akan kita selidiki,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika video mesum dibuat untuk keperluan pribadi, pihaknya akan mendalami motifnya, dan alasan kenapa sampai ke tangan masyarakat. Apakah sengaja disebarkan, atau oleh pihak lain di luar orang-orang yang ada di rekaman tersebut. “Yang jelas, kita akan tenggakkan hukum. Yang membuat rekaman dan yang menyebarkan akan kita tindak tegas, sesuai hukum berlaku,” tegasnya.

Jika sudah terungkap, pelaku dalam video mesum itu, kata AKBP Hery bisa dikenakan undang-undang pornografi dan UU ITE. “Kita tunggulah penyidik sedang melakukan pendalaman dan penyelidikan adanya video mesum itu,” jelasnya.

Dalam video porno berdurasi 5 menit 49 detik yang diperoleh kalangan wartawan, terdapat sejumlah adegan hubungan seks yang dilakukan oleh seorang pria dengan tiga wanita yang usianya diperkirakan antara 23-25 tahun.

Rekaman awal diawali dengan keluarnya seorang wanita cantik mengenakan kaos putih dan handuk putih yang menutupi bagian bawah tubuhnya. Wanita itu keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju kepinggir kasur. Saat itu, pria yang merekam si wanita dengan menggunakan telepon selularnya ke arah tubuh wanita. Mengetahui dirinya direkam, wanita bertubuh tinggi langsung malu dan berusaha membalikkan tubuhnya.

Sesaat kemudian, wanita itu naik ke atas kasur dan duduk di kasus tersebut. Rekaman berikutnya terputus, gambar berikutnya muncul wanita itu hanya menggunakan celana dalam warna biru . Sedangkan payudaranya dibiarkan terbuka.

Pria yang menjadi teman kencan wanita itu kembali mengarahkan rekaman HP-nya ke tubuh wanita itu. Mengetahui hal itu, wanita berusaha membalikkan tubuhnya sambil memakai branya. Sambil tersenyum nakal karena digoda teman prianya, wanita itu kemudian sedikit membuka celana dalamnya, sehingga terlihat jelas alat kelamin wanita itu.

Melihat hal itu, pria yang merekam langsung mendekati wanita itu sambil berusaha menarik bra wanita tersebut. Namun, wanita itu menghindar, sesaat kemudian wanita cantik itu malah membuka bra kirinya sehingga terlihat bagian buah dadanya. Sambil terus menggoda si pria, wanita itu mengelus-ngelus lehernya sambil menggerakkan kepalanya. Saat rekaman dibuat, terdengar samar-samar suara tertawaan wanita lain di ruangan itu.

Di menit 2 detik 30, rekaman kembali berbeda. Tapi diduga masih di lokasi yang sama, hal ini terlihat dari dinding berbahan bilik dalam kamar tersebut. Dalam rekaman itu, muncul seorang wanita lain yang tidak mengenakan pakaian menghadap si pria yang sedang merekam dirinya. Jika melihat dari posisi rekaman, pria itu sambil tidur sedangkan kepala wanita langsung menghadap ke bagian kelamin pria itu.

Menit berikutnya, pria itu mengarahkan rekaman telepon selularnya ke bagian kiri tubuhnya. Terlihat jelas seorang wanita lain yang juga tidak mengenakan pakaian sehelai pun. Adegan selanjutnya, wanita yang posisinya menghadap ke tubuh pria langsung melakukan adegan oral seks. “ayo deh isep-isep,” ucap si pria. “tar rekamannya gue kirim ke hp luh,” ucap pria itu lagi.

Rekaman terputus kemudian muncul lagi gambar dua wanita tadi yang sedang tidur terlentang. Keduanya dalam kondisi bugil . Kemudian pria misterius itu meraba-raba kemaluan wanita yang saat itu menutupi tubuhnya dengan handuk warna orange. Terdengar celotehan pria itu yang disambut gelak tawa kedua wanita.

Sekadar diketahui, fenomena beredarnya video mesum yang mengarah pada tindak pidana asusila ini, sering terjadi di Bogor. Sebelumnya, sekadar mengingatkan pada 26 April 2011, sebuah video mesum pasangan anak baru gede (ABG) asal Kampung Tengah, Desa  Pabuaran, Kemang, Kabupaten Bogor kembali tersebar dan membuat geger warga Bogor.

Video tersebut dibuat selama 3 menit 35 detik itu menyebar disejumlah telepon genggam warga sekitar melalui fasilitas Bluetooth. Rekaman video mesum yang diberi judul file Video Kamtek atau Kampung Tengah. Sabtu atau Minggu (24/4) siang. Dengan beredarnya video itu, warga setempat mengenali pemeran wanita video mesum itu diduga DS, 15, asal Kampung Tengah, RT 3/5, Desa Pabuaran, Kemang, Kabupaten Bogor. Sedangkan prianya berinisial JF, 18, warga Kampung Pok Tua, Desa Pabuaran, Kemang, Kabupaten Bogor.

Kemudian, pada 22 Desember 2010, kasus video mesum dengan pemeran Manajer Operasional SH, 42, dan BR, 28, Supervisor salah satu tempat karaoke di salah satu mall terbesar di Kota Bogor bikin geger. Kedua pemeran adegan mesum tersebut yakni SH tercatat sebagai warga Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, sedangkan BR adalah warga Kedung Badak, Bogor Utara, Kota Bogor.

Selanjutnya, pada 12 Juli 2010, petugas juga berhasil mengamankan DA dan LF, dua orang yang diduga pelaku video mesum. Kedua pasangan yang masih ABG itu digelandang ke kantor polisi setelah video mesumnya yang berdurasi 20 menit 9 detik beredar luas dan membuat geger warga Rumpin, Kabupaten Bogor.

Video mesum berformat 3gp berdurasi 20 menit 9 detik yang diberi judul ‘The Jack Ngesbray’ dibuat sekitar dua bulan lalu di sebuah hotel di daerah Serpong, Kabupaten Tangerang, sempat membuat geger warga Bogor dan beredar di telepon genggam maupun dunia  maya.

Pada, 7 Juli 2010, MA, 35, oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di salah satu lembaga penelitian pertanian di Bogor dibekuk petugas Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor, karena kedapatan menyebarkan video mesum dengan kekasihnya.

Penangkapan tersangka itu bermula, dari laporan SH, 34, kekasihnya asal Kelurahan Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor, yang merasa dirugikan dengan beredar videonya saat berhubungan intim dengan kekasihnya di internet. Pasalnya, pelaku yang diketahui sebagai warga Sulawesi Tengah ini, diduga kecewa diputuskan oleh SH, sehingga akhirnya menyebarkan video mesum yang dibuatnya saat masih berstatus pacaran secara diam-diam.

Terkait fenomena sosial itu, Sosiolog Universitas Nasional Jakarta, Aris Munandar, menjelaskan sering terjadinya penyebaran video mesum di Bogor merupakan fenomena sosial akibat mudanya akses teknologi dan informasi, seiring dengan arus globalisasi.

“Mudah sekali mengakses jaringan memberikan kemudahan masyarakat dalam berkreasi yang bersifat mengabadikan tingkah laku, yang awalnya iseng dan privasi, malah akhirnya menjadi konsumsi publik,” kata Aris.

Selain itu, lanjut dia, ini juga akibat tergerusnya budaya malu menjadi permisivisme, sehingga prilaku menyimpang dan pergaulan bebas remaja saat ini dianggap biasa. “Bahkan, tidak menutup kemungkinan, video mesum yang dilakukan oleh kalangan selebritis juga menjadi pemicu masyarakat meniru, prilaku menyimpang itu,” katanya.

Terkait dengan itu, lanjut dia, diperlukan keseimbangan good governance dalam penegakan hukum dan kurang kontrol budaya asing. “Masyarakat harus menjaga anggota keluarganya dalam menerima budaya asing dan lebih mengedepankan budaya malu. Kemudian di lingkungan pendidikan juga perlu ditekankan adanya pendidikan moral,” katanya.

Selain itu, diperlukan juga, adanya kontrol agama dan moral. Sebab, sejauh ini, sebetulnya, regulasi soal pornografi dan pornoaksi lebih dari cukup meskipun dalam pengesahannya masih mengundang kontroversi. “Tapi itu akan percuma dan tidak efektif, kalau arus budaya tidak dikendalikan,” katanya.(haryudi)

About these ads

Written by YudiBageur

Juni 29, 2011 pada 2:28 pm

Ditulis dalam Berita, Observ

Satu Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. betul! kontrol dari agamalah yang menjadi kunci penyelesaian masalah ini.. mari! kita kembali memperlajari agama ini dengan baik dan mengamalkannya..

    ObatAntiRokok

    Juli 14, 2011 at 3:46 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: