yudifingernote

Just another WordPress.com site

17.993 Siswa Bogor Ikuti Ujian Nasional

leave a comment »

BOGOR – Sebanyak 17.993 siswa/siswi SMA/SMK/MA Kota Bogor dipastikan mengikuti ujian nasional (UN) yang dilaksanakan secara serempak di seluruh Indonesia, pada hari ini hingga Kamis (21/4) mendatang.

Para peserta didik yang akan mengikuti UN berasal dari 127 sekolah yang terdiri dari 66 SMK, 46 SMA, dan 15 MA (Madrasah Aliyah). Ujian akan diawasi dengan melibatkan beberapa dosen Perguruan Tinggi, baik negeri maupun swasta. “Pengawasannya akan dilaksanakan secara silang murni, “ ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Aim
H. Hermana, kemarin.

Menurutnya untuk mengawal kedatangan soal UN, pihaknya telah melakukan
koordinasi dengan Polres Bogor Kota.  “Aparat kepolisian akan kita libatkan untuk mengawal mulai dari kedatangan soal sehari sebelum UN, sampai dengan pendistribusian soal ke Sekolah-Sekolah,“ kata Aim.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, keterlibatan pihak kepolisian akan diupayakan agar dalam menjalankan pengamanannya disetiap sekolah tidak mengenakan pakaian atribut polisi. “Ini kita lakukan untuk menghilangkan kesan penjagaan yang berlebihan,“ katanya. 

Aim mengatakan, bagi peserta didik yang berhalangan, dapat mengikuti ujian susulan yang akan diselenggarakan 25-28 April 2011.  “ Kalau ada siswa yang berhalangan seperti sakit atau mengalami musibah dan lainnya, sehingga tidak bisa mengikuti UN masih ada kesempatan untuk mengikuti ujian susulan,  “ jelasnya.

Sedangkan, jika ada siswa yang sedang menjalani proses hukum, berhak mengikuti ujian dilokasi dimana siswa tersebut menjalani hukuman atau kalau diizinkan mereka bisa melaksanakan ujian di sekolahnya dengan pengawalan pihak yang berwajib. 

Namun, kata Aim, jika tidak diizinkan pihaknya akan membawa soal-soal ujian tersebut ke lokasi dimana siswa menjalani hukuman.  “Kelululusan tingkat SMA/SMK/MA  akan diumumkan tanggal 16 Mei 2011, “ tambah Aim.

Lebih rinci, Aim menjelaskan bahwa terdapat formula baru UN 2011 memberi pembobotan 40 persen untuk nilai sekolah (nilai rata-rata rapor) dan 60% untuk nilai UN. Di mana nilai sekolah diperoleh dari gabungan antara nilai ujian sekolah dan nilai rata-rata raport semester 3,4 dan 5. “Kriteria kelulusan peserta didik dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua Nilai Akhir (NA) mencapai paling 5,5 dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0,” jelas Aim.

Intinya, peserta didik akan ditentukan lulus atau tidaknya dari 4 poin. Pertama, peserta
didik sudah menyelesaikan seluruh program pendidikan. Kedua, dinyatakan lulus aspek moral dan akhlak. Ketiga, lulus ujian sekolah dan terakhir, lulus ujian nasional.

“Untuk itu, kami berharap agar para peserta didik yang akan mengikuti UN untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya, banyak berlatih dan mengulang kembali pelajaran. Yang terpenting, mengerjakan soal dengan kemampuan diri sendiri,” jelasnya.(haryudi)

Written by YudiBageur

April 17, 2011 pada 2:59 pm

Ditulis dalam Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: