yudifingernote

Just another WordPress.com site

Pantau UN, Tiga Sekolah Dipasang Kamera CCTV

leave a comment »

BOGOR – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang diikuti 17.993 peserta dari 66 SMK, 46 SMA, dan 15 MA di Kota Bogor berlagsung aman, lancar dan cukup ketat. Pasalnya, ada tiga SMAN Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dipasangi kamera Closed Circuit Television (CCTV), selama UN yakni SMAN 1, SMAN 2 dan SMAN 3.

Untuk menghindari kecurangan selama pelaksanaan UN, setiap kelas ujian di tiga sekolah RSBI itu, selain diawai dua guru pengawas dibantu dua tim pemantau independent (TPI).

Menurut Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Bogor Agus Suherman, CCTV dipasangi di 27 ruang kelas. Tapi yang digunakan untuk UN hanya 22 ruangan, sisanya adalah ruangan penyimpanan soal dan ruang guru. Sehingga, selain pengawas, guru dan kepala sekolah SMA Negeri 1 juga bisa memantau setiap ruangan ujian melalui layar televisi.

“CCTV ini merupakan salah satu cara pengawasan proses kegiatan belajar mengajar dan UN yang saat ini sedang dilaksanakan. Dengan demikian seluruh aktifitas siswa selama menjalankan UN bisa terpantau lewat CCTV ini,” jelasnya.

Setiap kelas katanya, diisi 20 peserta ujian, dengan total peserta ujian sebanyak 420 siswa.”Ruang penyimpangan lembar ujian juga dilengkapi CCTV,” ujar Agus yang juga Ketua Sub Rayon UN SMA Kota Bogor ini.

Berdasarkan pantauan untuk memantau aktifitas peserta UN, SMA Negeri 1 menyiapkan tiga televisi berukuran 32 inci. Setiap televisi terdapat tampilan CCTV di setiap ruang kelas berbeda. Tiga televisi itu ditempatkan di ruang Kepala Sekolah, sehingga bisa dipantau langsung oleh Agus Suherman sebagai Kepsek.

Jika ada yang mencurigakan, layar televisi bisa diperbesar untuk mengetahui aktifitas siswa tersebut. “Ya sambil duduk, saya bisa memantau aktifitas anak didik saya, termasuk pengawasnya,” kata Agus.

Sementara itu, terkait dengan soal UN tingkat SMA/SMK/MA di Kota Bogor tiba pada Minggu dinihari sekitar pukul 01.30 WIB,  disimpan  di SMA Negeri I Jalan Ir. Junada, Kota Bogor. “Pendistribusian tadi dilakukan mulai pukul 05.00 WIB, semoga pelaksanaan UN mulai hari ini hingga selesai tidak kecurangan atau kebocoran,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Aim Halim Hermana.

Aim Halim mengatakan, ruangan seluas 8 x 7 meter p ersegi untuk penyimpanan soal UN sudah steril, dan dipantau CCTV selama 24 jam non stop. “Kami menjamin menyimpanan soal-soal akan aman,“ tukasnya.

Menurut Aim,  berbeda dengan tahun sebelumnya proses packing lembaran soal UN lebih dalam, bahkan datangnya soal ke Kota Bogor sudah dikelompokan per sekolah. “Ini untuk memudahkan pendistribusian di tingkat rayon, sehingga tidak perlu repot lagi membagi-bagikan soal ke Sekolah,” ujarnya.(haryudi)

Written by YudiBageur

April 18, 2011 pada 11:40 am

Ditulis dalam Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: