yudifingernote

Just another WordPress.com site

Pembunuh Siswi MTs Itu Kekasihnya

leave a comment »

BOGOR – Aparat Polres Bogor Kota akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan Dini Fitriani, 15, siswi kelas III MTs Al Mujahidin, Sukajaya, Kabupaten Bogor yang ditemukan tewas dalam kardus di halaman masjid Nur-Quba, Kampung Sukaresmi RT 01/03, Kelurahan Sukaresmi, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Ternyata pelakunya adalah Cecep Kusnadi, 20, mahasiswa semester V salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bogor yang diketahui sebagai kekasih dan juga tetangga korban di Kampung Pasir Gabug, RT 02/02 Desa Cisarua, Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor Kota AKBP Hilman kepada wartawan menuturkan, pelaku dibekuk petugas pada Sabtu (23/04) dinihari, sekitar pukul 01.00 WIB saat sedang beristirahat dikediamannya. “Saat ditangkap pelaku tidak melaku perlawanan. Dari situ kami tahu ternyata pelaku dan korban bertetanggaan,” jelas AKBP Hilman, kemarin.

Lebih lanjut, AKBP Hilman menjelaskan pelaku ditangkap satu hari setelah petugas berhasil mengungkap identitas mayat perempuan yang semula cukup misterius. “Setelah identitas terungkap, kemudian kami mintai keterangan orangtua korban dan beberapa warga sekitar. Hingga akhirnya dari informasi tersebut mengarah kepada tersangka,” jelas AKBP Hilman.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa batu yang digunakan untuk menghabisi korban, tiga unit telepon genggam dan tiga unit sepeda motor. “Motor-motor itu milik korban, pelaku dan yang satu lagi milik saksi yang digunakan pelaku untuk membuang mayat kekasihnya,” jelas AKBP Hilman.

Dihadapan petugas, Cecep mengaku aksi pembunuhannya itu dilakukan dikontrakan Bowo, 27, rekannya di Kampung Paledang Lebak, Gang H. Muhadi, RT 01/05 Desa Cilebut Timur, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Rabu (20/4).

Cecep mengaku menghabisi nyawa korban, karena kesal, didesak untuk menikahinya usai Ujian Nasional (UN). “Tak hanya itu, dia (korban, red) minta dibelikan cincin dan gelang, setelah UN ngajak nikah, tapi saya sendiri pusing dan belum siapp untuk itu,” ujar mahasiswa semester V Fakultas Ekonomi Islam itu.

Lantaran terus merengek dan saking kesalnya, pelaku yang sempat adu mulut dengan korban akhirnya panik dan mengambil batu diluar kontrakan rekannya yang saat itu sedang bekerja. “Saya panik pak, saya keluar rumah dan ambil batu. Terus langsung saya pukul kepala dia pakai batu berkali-kali,” tutur Cecep dihadapan petugas.

Usai membunuh, Cecep memasukan jasad korban ke dalam kardus bekas kompresor angin, kemudian membuangnya di halaman masjid Nur’Quba RT 03/04, Kelurahan Sukaresmi, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Sementara itu, Bowo rekan pelaku yang kontrakannya dijadikan tempat menghabisi nyawa korban mengaku tidak menyangka Cecep akan membunuh Dini. “Saya nggak nyangka. Soalnya pas saya pulang, keadaan rumah baik-baik saja dan bersih,” jelas Bowo saat ditemui di Satreskrim Polres Bogor Kota.

Bowo mengaku sudah mengenal Cecep sudah lama bahkan Bowo juga mengaku pernah satu kontrakan dengan Cecep. “Nah waktu malam rabu itu, sekitar jam setengah 12 Cecep datang ke rumah saya bawa perempuan. Dia bilang itu keponakannya,” jelas Bowo.

Keesokan harinya, karena sudah percaya pada Cecep, kemudian Bowo meninggalkan Cecep dan Dini dikontrakannya untuk bekerja. “Paginya, saya langsung kerja. Tapi saya sempet tukeran motor. Cecep pake motor saya dan saya pake motor Cecep. Itu dia yang minta,” tambah Bowo.(haryudi)

Written by YudiBageur

April 24, 2011 pada 6:52 pm

Ditulis dalam Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: