yudifingernote

Just another WordPress.com site

Pengelolaan Keuangan Buruk, Wapres Tegur Kepala Daerah

leave a comment »

BOGOR – Wakil Presiden RI Boediono meminta para kepala untuk memperbaiki system pengelolaan keuangan. Sebab, manajemen keuangan menjadi salah satu indikator paling fundamental dalam mewujudkan good government.

“Pengelolaan keuangan di daerah sangat mutlak harus dijaga se tertib mungkin. Itu landasan bagi apapun, termasuk pelayanan publik yang bermuara bagi masyarakat,” ujar Wapres dalam peringatan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah (Otda) ke-15 yang digelar di Plaza Balaikota Bogor , Jalan Ir H Juanda, kemarin.

Pihaknya berharap pengelolaan keuangan setiap daerah ketika di audit oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) hasilnya mendapat predikat wajar tanpa pengecualian. “Kami harap hasil audit dari BPK diikuti dan ditindaklanjuti oleh semua Pemerintah Daerah. Sehingga laporan keuangan setiap daerah mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan BPK agar bisa memberikan asistensi maupun saran-saran perbaikan dalam hal pengelolaan keuangan kepada para kepala daerah. Pada  kesempatan yang sama Boediono juga memberikan ucapan selamat kepada para kepala daerah yang berhasil menyabet kriteria sebagai penyelenggara pemerintahan terbaik se-Indonesia. “Ini adalah suatu pengakuan kinerja Bapak/Ibu dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penilaian yang dilakukan Kementrian Dalam Negeri dianggap sudah komprehensif dan obyektif. Sebab terdapat 173 indikator penilaian daerah yang berprestasi secara nasional, mulai dari lingkungan hidup, tata ruang, catatan sipil dan ketahanan pangan. “Saya optimistis terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Dengan inovasi di berbagai daerah. Saya berharap kepala daerah lainnya juga termotivasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi memberikan penghargaan kepada 23 Pemerintah Daerah se-Indonesia yang memiliki kinerja penyelenggaraan pemerintahan terbaik, salah satunya Pemkot Bogor.

Penetapan peringkat itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi No. 120-276 Tahun 2011. Gamawan menetapkan, Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Jawa Tengah sebagai provinsi yang berprestasi paling  tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan pada 2009 lalu.

“Selain itu, kami juga telah menetapkan 10 besar penyelenggara pemerintahan bagi Kabupaten dan Kota yang berprestasi paling tinggi secara nasional. Dengan skor 2,7913 dan Kota Bogor berada di peringkat ke-10 dari 86 kota , dengan 107 indikator penilaian,” katanya. (haryudi)

Written by YudiBageur

April 25, 2011 pada 9:50 am

Ditulis dalam Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: