yudifingernote

Just another WordPress.com site

Tertembak Senapan Angin, Bocah Cigombong Kritis

leave a comment »

BOGOR – Rizki Teguh Pangestu, 5, bocah asal Kampung Kongsi Atas, RT 12/4, Desa/Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor terpaksa harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Azra, Kota Bogor, setelah kepalanya tertembak senapan angin milik Farhan, 35, tetangganya, kemarin.

Informasi dihimpun menyebutkan, peristiwa nahas yang menimpa buah hati pasangan Dewi Yulianti, 35, dan Karsa, 41, terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Pasalnya, saat itu korban sempat pamitan pada Dewi untuk bermain sepeda di jalan depan rumah. “Saat itu saya tengah mencuci pakian di kamar mandi, Rizki menghampiri saya sambil membawa sepeda dan bilang mau main di jalan,” tutur Dewi saat ditemui di RS Azra, Jalan Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor.

Wahyu, 30, tetangga korban usai pulang kerja di perusahaan sablon itu mengaku kaget melihat korban tiba-tiba terjatuh dari sepeda. “Saat di hampiri ternyata korban mengeluarkan harah di pada bagian kepala,” terangnya.

Mengetahui kejadian itu, Wahyu langsung, memberi tahu Dewi dan kemudian membawa Rizki yang dalam kondisi tidak sadarkan diri ke Puskesmas Cigombong, tak jauh dari kediamannya.

“Awalnya saya pikir darah yang keluar dari kepala Rizki karena mengenai batu saat jatuh dari sepeda, makanya saya bilang sama ibunya, Rizki berdarah karena terjatuh dari sepeda,” ujarnya.

Setelah itu, lanjut Wahyu, sebelum dibawa ke Puskesmas dengan wajah panik Farhan keluar dari rumahnya, ikut membantu membawa korban bersama ibunya.

“Setibanya di Puskesmas Cigombong, dokter memutuskan untuk dirujuk ke Rumah Sakit, karena korban terluka akibat tertembus peluru senapan angin,” katanya.

Saat itulah, Farhan dengan wajah pucat mengaku kalau anak Dewi tertembak senapan angin yang tengah diperbaikinya. “Memang benar saat di periksa ternayata kepala sebelah kiri anaknya berlubang karena tertembak peluru nyasar senapan angin miliknya,” ujarnya.

Sementara itu Dewi mengatakan, karena peluru dari senapan angin tersebut bersarang di kepala Rizki, dan karena keterbatasan peralatan dan fasilitas di puskesmas. “Saat dalam perjalanan Farhan memang mengakui dan meminta maaf kalau dirinya yang melakukan hal tersebut,” ujarnya.

Kepada ibu korban, Farhan mengaku tidak disengaja senapan angin yang diperbaikinya mengeluarkan peluru dan mengenai kepala korban. “Saat itu, dia (Farhan, red) mengaku senapan anginnya tiba-tiba meledak,” kata Dewi.

Kanitreskrim Polsek Cijeruk, AKP B Subandrio, saat dikonfirmasi menegaskan pihaknya akan menindak lanjuti insiden peluru senapan angin nyasar ini. Bahkan pihaknya juga masih menunggu pihak keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Kami belum mendapat laporan dari pihak keluarga, tapi kami tetap akan melakukan penyidikan, namun bila ada unsur kelalaian dalam peristiwa ini bisa saja pelaku di jerat dengan pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain terluka,” tegasnya.(haryudi)

Written by YudiBageur

Mei 11, 2011 pada 5:47 am

Ditulis dalam Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: