yudifingernote

Just another WordPress.com site

Empat Hari Tertimbun, Penambang Pasir Membusuk

leave a comment »

BOGOR – Setelah empat hari dilakukan proses pencarian, akhirnya jasad Boin, 37 dan Madi Umar, 41, dua penambang pasir yang tertimbun longsor dilokasi pertambangan milik PT Makmur Alam di Kampung Nagrak, RT 16/8, Desa Cipeucang, Cileungsi, Kabupaten Bogor, akhirnya ditemukan, kemarin.

Saat ditemukan kedua korban cukup mengenaskan, kondisi tubuhnya sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk. Bahkan saat dilakukan proses evakuasi oleh petugas gabungan dari Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas), TNI dan Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tim Reaksi Cepat, PMI dan Damkar Kabupaten Bogor, sempat menghentikan kegiatannya beberapa saat, karena sempat terjadi longsor susulan.

Saff Operasi Basarnas Agung Priambodo, mengungkapkan dalam proses pencarian tersebut petugas pertama kali menemukan jenazah Boin, pada pukul 12.00 WIB. “Saat ditemukan kondisi korban tidak jauh dari alat berat yang ikut tertimbun longsoran, dengan posisi terlentang dikedalaman antara 2-3 meter,” terangnya.

Saat itu, juga jasad Boin langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan otopsi. “Tubuh korban sudah mulai membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap karena sudah empat hari tertimbun, bahkan kedua mata korban juga kondisinya nyaris keluar,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, 30 menit kemudian, petugas juga akhirnya berhasil mengevakuasi Madi. “Saat ditemukan tubuh korban dalam keadaan terlentang dan kondisinya hampir sama yakni mulai membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap,” terangnya.

Kapolres Bogor, AKBP Herry Santoso, menegaskan bahwa kasus longsornya galian pasir di area pertambangan pasir seluas 10 hektar sedang dalam tahap penyelidikan. “Kasus ini sekarang ditangani oleh Polres Bogor, dan kami sudah memeriksa tiga orang saksi,” terangnya

Ia menegaskan bahwa dalam kasus tersebut, pihaknya akan melakukan penyelidikan unsure pidananya dan mendalami apakah ada unsur kelalaian. “Petugas akan melakukan lidik dari segi pidananya apakah ada unsur kelalaian atau tidak, dalam waktu dekat kami akan memanggil pemilik perusahaan pertambangan itu,” terangnya.(haryudi)

Written by YudiBageur

Mei 19, 2011 pada 5:43 pm

Ditulis dalam Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: