yudifingernote

Just another WordPress.com site

Ngaku Diculik, Padahal Jenguk Selingkuhan

leave a comment »

BOGOR – Kasus dugaan penculikan dan trafficking (perdagangan m anusia) yang menimpa Novita, 21 dan Erna, 14, dua gadis asal Kampung Nanggewer Mekar, RT 03/02, Kelurahan Nanggewer, Cibinong, Kabupaten Bogor, yang ditemukan di Cibitung, Bekasi, ternyata bohong belaka.

Pasalnya, berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor, Novita dan Erna mengaku tidak terjadi penculikan oleh siapapun.

“Pengakuan mereka dihadapan penyidik Polsek Cibitung, Bekasi itu bohong. Mereka itu pergi ke Tegal, Jawa Tengah, untuk menemui pacarnya berinisial TG, selama beberapa hari,” jelas Kasatreskrim Polres Bogor AKP Imron Hermawan kepada wartawan, kemarin.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kasus ini mencuat setelah Titin Kartini, 40, orang tua Novi melapor ke Polres Bogor bahwa anaknya beserta Erna keponakannya hilang diduga diculik pada Sabtu (14/5). “Novi sebelum berangkat ke tegal pamit ke ibunya mau ke Polsek Cibinong untuk membuat surat keterangan catatan kepolisian (SKCK),” katanya.

Padahal, lanjut AKP Imron, keduanya pergi ke salah satu agen bus untuk membeli tiket perjalanan menyusul TG k e Tegal yang sudah pergi beberapa hari sebelumnya.

“Sebelum berangkat, keduanya sempat bermain di mall International Trade Center (ITC) Cibinong untuk karaokean. Setibanya di tegal, Novi dan Erna dijemput TG dan dibawa kerumahnya. Keduanya sempat jalan-jalan disekitar kampung TG,” katanya.

Singkatnya, setelah berhari-hari tinggal dan rekreasi dikampung halaman TG di Tegal, Jawa Tengah, pada Selasa (17/5) malam keduanya pergi ke Terminal Bus Tegal untuk pulang ke Bogor melalui Terminal Bus Cikarang Rabu (18/5) pagi. “Keduanya berpisah dengan TG di Terminal Bus Cikarang. Nah, Novi kemudian menelepon Ega, kekasihnya yang di Bogor kabarnya akan menikah itu,” jelasnya.

Kemudian, keduanya, khawatir kepergiannya itu diketahui Ega yang merupakan calon suaminya, Novi berinisiatif merekayasa bahwa dirinya hilang selama ini akibat korban penculikan. “Setibanya di Cikarang, Novi dan Erna pergi ke perkampungan merobek dan  mengotori pakaian seolah keduanya melarikan diri dari bekapan kawanan penculik,” tukasnya.

Sementara itu Novi kepada wartawan mengaku terpaksa berbohong kepada petugas karena khawatir Ega marah, karena pergi tanpa pamit, apalagi keberangkatannya ke Tegal untuk menemui selingkuhannya.

“Iya rencananya saya satu bulan lagi mau menikah dengan Ega, saya berbohong karena takut ketahuan saya pergi ke Tegal dan dia marah,” tutur Novi sambil menutupi wajahnya menggunakan sweater di Mapolres Bogor, kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya Novi dan Erna dua gadis yang masih memiliki ikatan keluarga, ditemukan warga Kampung Pengkolan RT 3/4, Desa Kali Jaya, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, kemarin sekitar pukul 08.00 WIB.

Dua gadis ini mengaku menjadi korban penculikan dan trafficking. Kedua gadis yang tercatat sebagai warga Kampung Nanggewer Mekar RT 3/2,Cibinong, Kabupaten Bogor ini pertama kali ditemukan Ulfa, 32. Saat itu Ulfa hendak pergi ke Pasar Cibitung bersama mertuanya, Sururudin, 50.

Kepada Ulfa dan Sururudin,kedua gadis ini mengaku baru saja melarikan diri dari sekelompok pria yang telah menculik dan menjualnya kepada orang lain. Mendengar pengakuan ini, Ulfa membawa kedua gadis tersebut ke rumah Erik Kiswanto, 26,salah seorang warga tak jauh dari lokasi penemuan kedua gadis tersebut.(haryudi)

Written by YudiBageur

Mei 19, 2011 pada 5:39 pm

Ditulis dalam Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: